Selasa, 03 September 2013

Lukisan yang membawa ketenangan.


Manusia berasal dari alam dan akan kembali pada alam, setiap mahluk hidup pasti membutuhkan mahluk hidup lain, begitu juga dengan manusia, kita merasa damai jika selalu dekat dengan alam, pemandangan , pantai, air, pohon, dan hewan-hewan akan memberikan kita keteduhan bila berbaur dengan ciptaan Allah tersebut.
Begitu juga dengan objek lukisan yang menggambarkan hewan yang hidup di air seperti ikan, objek ikan selalu dicari dan diminati oleh banyak publik karena memberikan nuansa dan aura ketenangan, dengan memandangi lukisan yang menggambarkan kehidupan air maka rasa penat dan rasa galau kita sedikit demi sedikit akan berkurang..subhanallah..begitu indah ciptaan Mu ya Allah..

Senin, 02 September 2013

Gantungan Kunci kain Planel

Keunikan seni budaya terdapat pada bentuk dan proses pengerjaannya, siapa yang tak tertarik ketika melihat gantungan kunci yang lucu dan menarik, hanya dengan menggunakan alat dan bahan yang sederhana kita dapat mengajarkan pada siswa tentang sebuah ketrampilan mengasilkan benda fungsional.
Berikut ini adalah tugas seni budaya yang diberikan pada siswa SMPIT Al-Fatih 1 Tangerang.

langkah-langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut :
1, Siapkan desain awal sebagai acuan dalam berkarya.
2. Siapkan kain planel dengan warna yang sesuai dengan keinginan
3. Siapkan peralatan gunting, jarum, benang dan lem
4. Siapkan gantungan kunci.
5. Siapkan kapas sebagai bahan untuk pengisi gantungan kunci.


guntinglah kain planel sesuai dengan pola desain yang telah ditentukan, isi dengan kapas, jahitlah bagian pinggir dari kain planel, tempelkan dengan pernak-pernik atau bahan lain sebagai asesoris, lalu jahitlah gantungan kuncinya.
Selesai sudah karya gantungan kunci yang kita buat.

Minggu, 01 September 2013

Nurul Fikri Boarding School Lembang Bandung.



Sebelum bulan Ramadhan saya (Dudi Maryadji) dan sahabat saya yang bernama Abdul Hakim berkesempatan mengunjungi sebuah pesantren modern yang berada di daerah Lembang Bandung,

 udara yang dingin sangat terasa ketika kami melewati kawasan wisata Cibodas sebelum kami memasuki kaasan Nurul Fikri Boarding School.

Tempat yang luas seta fasilitas yang lengkap terlihat jelas ditambah lagi dengan ramahnya peneimaan kami oleh para petugas pondok.

Pesantren modern ini termasuk baru karena masih terlihat jejak pembangunannya, dilengkapi dengan sarana ibadah yang ditata apik dan bersih.

Jumat, 30 Agustus 2013

Menyuarakan Keadilan bagi Mesir.


Anak-anak merupakan generasi penerus sebuah bangsa, namun hati siapa yang tak tersentuh melihat anak-anak menjadi korban dari sebuah kejahatan yang terjadi pada di sebuah negara. 
Pada pertengahan tahun 2013 ini dunia dikejutkan oleh peristiwa kezoliman yang terjadi di negara Mesir, ratusan bahkan ribuan warga menjadi korban, manakala anak-anak tak bisa ke sekolah , manakala orang tua mereka wafat karena diberondong senjata api oleh aparat militer maka saat itulah hati dunia tersentuh.

Pada tanggal 16 Agustus 2013 saya beserta teman-teman melakukan kegiatan aksi damai menyuarakan keprihatinan dari warga Indonesia terhadap peristiwa yang terjadi di Mesir.

Kegiatan ini berlangsung di depan Kedutaan Amerika Serikat. Ribuan massa berkumpul dan mendengarkan orasi tentang pentingnya kita menyuarakan keadilan bagi rakyat Mesir.

Teringat Nelson Mandela.


Siapa yang tak kenal Nelson Mandela seorang penggerak anti rasialis dari Afrika Selatan, bila mengingatnya saya kembali teringat ketika saya ikut dan menjuarai lomba karikatur anti apartheid yang diselenggarakan oleh kantor penerangan PBB di Jakarta tahun 1989. tampak dalam foto teman-teman yang menjadi peserta lomba yang ditemani oleh GM Sudarta sebagai juri lomba.

Mengaplod tugas Seni Budaya ke Youtube


Video diatas adalah contoh dari tugas yang telah dikerjakan oleh siswa SMPIT Al-Fatih yang bernama Yunia Sukmayanti kelas 9 Putri kemudian dia aplod ke Youtube, hal ini dilakukan karena selama ini banyak kekhawatiran yang dialami oleh para guru dan orang tua dalam menyikapi masalah penggunaan internet yang melampaui batas, hal ini terjadi karena begitu derasnya arus informasi yang dapat diakses siswa melalui gadget yang mereka miliki seperti HP, tablet dan lain-lain. Untuk menyikapi hal ini perlu adanya perubahan pola pikir sang guru dalam membuat model pembelajaran, selama ini cara mengajar guru cenderung bersifat klasikal hingga aura kebosanan selalu terasa, namun bila kita mau sedikit menggunakan tehnologi maka tugas-tugas yang diberikan dan dikerjakan siswa dapat kita rancang hingga integrasi antara materi belajar dengan tehnologi dapat bersatu, contohnya adalah dengan memberi tugas materi seni budaya dan mengaplodnya ke youtube.

Tugas Siswa di aplod ke Youtube.


Alhamdulillah berkat kemajuan tehnologi informasi sistem pembelajaran kini menjadi lebih mudah, bagaimana sebuah materi kini bisa guru sampaikan dengan lebih menarik dan lebih memotivasi siswa dalam belajar. Tiap pelajaran sesungguhnya dapat dikemas dengan memberikan penugasan sebuah materi yang dibuat oleh siswa, proses pengerjaannya dapat dilakukan bersama te,an sejawat hingga para siswa dapat menampilkan materi pelajaran yang lebih unik karena dalam tugas yang dibuat dengan program windows movie maker itu berisi tentang materi,profil serta gambar serta foto-foto yang menarik dan dapat terdokumentasikan ke Youtube.