Senin, 07 Januari 2013

Doa Orang Tua Restunya Allah SWT.

Ya Allah...setelah kau titipkan kepada kami, anakku (Dudi Maryadji) yang berjumlah 4 (empat) anak ini Fahdi, ilma, Rizqi, dan hafizh , kami  terus dan selalu berusaha agar kami bisa menjaga , merawat dan mendorong mereka agar mereka menjadi anak soleh dan solehah.
Ya Allah Ya Robb...selamatkanlah anak-anak kami dari segala pengaruh buruk dan dari segala gangguan, lindungilah mereka dari godaan syetan dan masukkan mereka ke dalam syurga MU..amin Ya Robbal Alamin..

"Puisi Udara" karya Dudi Maryadji

Kenikmatan yang telah Allah berikan kepada kita yang sangat berharga adalah udara yang kita hirup setiap hari setiap saat, udara bersih sangat kita butuhkan sebagai sarana untuk hidup dan keberkahan itu sudah sepantasnya kita syukuri.

Namun apa daya kini udara yang tadinya segar perlahan berubah menjadi udara kotor penuh polusi

 hingga berakibat banyak penyakit yang dapat ditimbulkan dari kotornya udara yang kita hirup sehari-hari. mulai dari asap rokok, asap pabrik, asap kendaraan dan lain-lain. Mari kita kurangi pencemaran udara dengan menanam pohon apapun yang kita bisa.

Minggu, 06 Januari 2013

Jaya Suprana

Siapa yang tak mengenal Jaya Suprana..?? ya inilah karikatur Jaya Suprana karya Dudi Maryadji, tokoh yang terkenal dengan MURI dan Jamu Jago merupakan tokoh yang dikenal dengan kreatifitasnya di bidang humor dan jawara main piano.
Pada 27 Januari 1990, ia mendirikan Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai bagian dari visi ke depannya untuk menghimpun semua prestasi, perilaku, dan kegiatan yang unik, langka, dan kreatif. Museum yang selokasi dengan Museum Jamu Jago ini sudah menjadi objek wisata resmi Kota Semarang, Jawa Tengah.

Sebagai seorang pemikir dan penulis, Jaya mengobok-obok berbagai literatur dan media untuk mempelajari kekeliruan dan kesalahkaprahan yang telah dilakukan orang dalam kehidupan sehari-hari. Hingga akhirnya, ia memelopori istilah kelirumologi dan melahirkan buku berjudul Kaleidoskopi Kelirumologi, yang mengajak pembaca untuk lebih peka terhadap hal-hal yang dianggap benar padahal salah di tengah-tengah masyarakat. Misalkan saja, semboyan yang dipercaya masyarakat - mens sana in corpore sano (di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat). Jaya mengatakan bahwa di dalam tubuh yang sehat, belum tentu hadir jiwa yang sehat. Jaya memberi contoh Mike Tyson atau penghuni Rumah Sakit Jiwa, bertubuh sehat tapi jiwanya sakit.

Berkat kerja keras dan ketekunannya, ia memperoleh puluhan penghargaan nasional maupun internasional dalam bidang seni musik (dari Freundeskreis des Konservatoriums Muenster, Jerman, dan dari Pangeran Bernhard, Belanda), kebudayaan (Budaya Bhakti Upapradana), komputer (Best in Personal Computing Award 1995 dari Apple Macintosh Inc.), industri-bisnis (The Best Executive Award 1998), prestasi perusahaan (Trade Leader's Club, Madrid, dan Institut pour Selection de la Qualite, Belgia), lingkungan hidup (Sahwali Award 1997), kemanusiaan (Duta Kemanusiaan 1991 - 1992 Palang Merah Indonesia), dan lain-lain.

Koleksi Lukisan kontemporer Dudi Maryadji.


 Perjalanan Seni Rupa Modern 
(koleksi lukisan kontemporer Dudi Maryadji)

Ketika manusia memulai peradabannya di dunia ini, di mana manusia belum mengenal tulisan bahkan teknologi seperti sekarang ini, manusia sudah mengenal seni rupa, 

meskipun masih dalam taraf yang sangat sederhana. Sebagai bukti bahwa seni rupa sudah ada sejak zaman Pra-sejarah adalah banyaknya peninggalan-peninggalan purbakala yang memiliki nilai estetika seperti kapak dari batu (peninggalan zaman Neolitikum/batu muda), Menhir dan lain-lain.


Hapir di seluruh penjuru dunia banyak ditemukan peninggalan-peninggalan yang berupa karya seni rupa. Karya seni rupa zaman pra-sejarah, cenderung bersifat magis dan religius seperti salah satu peninggalan karya seni rupanya yaitu menhir yang berupa sebuah patung dari batu. Patung ini berfungsi sebagai tanda peringatan peristiwa pemujaan terhadap roh nenek moyang dan terkadang dianggap sebagai tempat bersemayamnya roh nenek moyang mereka.

Budaya rupa semacam ini masih bertahan sampai masuknya berbagai agama khususnya di Indonesia. Era modernisme dimulai dari belahan dunia bagian barat (Eropa dan Amerika) dengan banyaknya muncul seniman-seniman dari benua biru.
Di awal zaman renaissance, para seniman (perupa) masih belum bisa mendapatkan kebebasan dalam menuangkan ekspresinya

LOMBA ANAK MUSLIM MASJID DARUSSALAM SOLEAR TANGERANG 2012

Hanya anak yang kreatif yang akan mempunyai masa depan yang positif, begitalah kira-kira pendapat orang bijak, mengapa demikian..? ya ..karena hanya dengan sikap kreatiflah seorang anak dapat merajut harapan dan membentuk pribadi yang siap menghadapi masa depan yang lebih baik.


Pada tanggal 30 Desember 2012 yang lalu, pengurus DKM Darussalam Taman Adiyasa Solear Tangerang  telah mengadakan Lomba Anak Muslim, sebuah lomba yang terdiri dari lomba mewarnai untuk siswa TK, lomba menggambar untuk siswa SD, lomba Adzan dan Lomba menghafal surat pendek untuk siswa SD di wilayah Blok E Perumahan Taman Adiyasa Solear Tangerang.

Semoga dengan lomba kreatif ini jiwa-jiwa anak-anak kita akan selalu kreatif dan mengedepankan semangat yang tinggi dalam mempersiapkan cita-cita mereka menjadi generasi Robbani yang mempunyai akhlak yang baik dan benar. Orang tua mana yang tak bangga mempunyai anak yang mandiri dan kreatif.
 

Berlibur bersama alam


Mengisi waktu liburan ada berbagai macam cara, bisa dengan mengunjungi sanak famili, berkunjung ke tempat wisata atau jalan-jalan bersama keluarga. Pada liburan sekolah tahun 2012-2013 saya (Dudi Maryadji) bersama anak tercinta mencoba untuk mengenal lingkungan alam dengan berbagai pemandangannya. Keakraban dan kedekatan sesama anggota keluarga yang diisi dengan pemahaman tentang bagaimana Allah menciptakan alam semesta ini, dan anakpun akan merasa lebih dekat dengan orang tua , dengan alam dan makin bertambah nilai keimanan meski dengan cara sederhana.

Jumat, 04 Januari 2013

"Puisi Air" karya Dudi Maryadji

Kerongkongan kering ini meradang gusar merindukan setetes air
kelenjar derasnya darah seolah berhenti mengalir
pusaran jiwa semakin dekat dengan takdir
menggapai sukma menjemput alunan angin yang semilir.